TRANSLATE THIS BLOG

Showing posts with label Evaluasi Pembelajaran. Show all posts
Showing posts with label Evaluasi Pembelajaran. Show all posts

Tuesday, September 13, 2011

Evaluasi Pembelajaran


1.      Pengertian Evaluasi Pembelajaran
a.      Suatu proses atau kegiatan yang sistematis, berkelanjutan dan menyeluruh dalam rangka pengendalian, penjaminan dan penetapan kualitas (nilai dan arti) berbagai komponen pembelajaran berdasarkan pertimbangan dan kriteria tertentu sebagai bentuk pertanggungjawaban guru dalam melaksanakan pembelajaran.
b.      Erman (2003:2) : penentuan kesesuaiaan antara tampilan siswa dengan tujuan pembelajaran.
c.       Grondlund dan Linn (1990) mengatakan bahwa evaluasi pembelajaran adalah suatu proses mengumpulkan, menganalisis dan menginterpretasi informasi secaras sistematik untuk menetapkan sejauh mana ketercapaian tujuan pembelajaran.
d.      Educational evaluation is the evaluation process of characterizing and appraising some aspect/s of an educational process.
e.       UU No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab I Pasal 1 ayat 21  dijelaskan bahwa evaluasi pendidikan adalah kegiatan pengendalian, penjaminan, dan penetapan mutu pendidikan terhadap berbagai komponen pendidikan pada setiap jalur, jenjang, dan jenis pendidikan sebagai  bentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan pendidikan.
2.      Unsur-unsur dari sistem evaluasi pembelajaran
a.     Tujuan evaluasi
b.     Ada,objek evaluasi,
c.     Teknik evaluasi yang digunakan
d.     Bentuk dan jenis evaluasi yang digunakan
e.     Alat evaluasi dan kunci jawaban
f.      hasil evaluasi kuantitatif.
3.      Macam-macam evaluasi pembelajaran:
a.      Berdasarkan tujuan
·         Evaluasi Diagnostik adalah evaluasi yang ditujukan untuk menelaah kelemahan-kelemahan siswa beserta faktor-faktor penyebabnya.
·         Evaluasi Selektifadalah evaluasi yang digunakan untuk memilih siswa yang paling tepat sesuai dengan kriteria program kegiatan tertentu.
·         Evaluasi Penempatan adalah evaluasi yang digunakan untuk menempatkan siswa dalam program pendidikan tertentu yang sesuai dengan karakteristik siswa.
·         Evaluasi Formatif adalah evaluasi yang dilaksanakan untuk memperbaiki dan meningkatan proses belajar dan mengajar.
·         Evaluasi Sumatifadalah evaluasi yang dilakukan untuk menentukan hasil dan kemajuan belajar siswa.
b.      Berdasarkan sasaran
·         Evaluasi Konteks adalah evaluasi yang ditujukan untuk mengukur konteks program baik mengenai rasional tujuan, latar belakang program, maupun kebutuhan-kebutuhan yang muncul dalam perencanaan.
·          Evaluasi Input adalah yang diarahkan untuk mengetahui input baik sumber daya maupun trategi yang digunakan untuk mencapai tujuan.
·          Evaluasi Proses adalah evaluasi yang ditujukan untuk melihat proses pelaksanaan, baik mengenai kelancaran proses, kesesuaian dengan rencana, faktor pendukung dan faktor hambatan yang muncul dalam proses pelaksanaan dan sejenisnya.
·         Evaluasi Hasil atau Produk adalah evaluasi yang diarahkan untuk melihat hasil program yang dicapai sebagai dasar untuk menentukan keputusan akhir, diperbaiki, dimodifikasi, ditingkatkan atau dihentikan.
·         Evaluasi Outcom atau Lulusan adalah evaluasi yang diarahkan untuk melihat hasil belajar siswa lebih lanjut, yakni evaluasi lulusan setelah terjun ke masyarakat.
c.       Berdasarkan lingkup kegiatan pembelajaran
·         Evaluasi program pembelajaran adalah evaluasi yang mencakup terhadap tujuan pembelajaran, isi program pembelajaran, strategi belajar mengajar, aspek-aspek program pembelajaran yang lain.
·         Evaluasi proses pembelajaran adalah evaluasi yang mencakup kesesuaian antara proses pembelajaran dengan garis-garis besar program pembelaran yang ditetapkan, kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran kemampuan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
·         Evaluasi hasil pembelajaran adalah evakuasi hasil belajar yang mencakup tingkat penguasaan siswa terhadap tujuan pembelajaran yang ditetapkan, baik umum maupun khusus, ditinjau dalam aspek kognitif, efektif, psikomotorik.
d.      Berdasarkan objek evaluasi
·         Evaluasi input: evaluasi terhadap siswa mencakup kemampuan kepribadian, sikap, keyakinan.
·         Evaluasi transformasi: evaluasi terhadap unsur-unsur transformasi proses pembelajaran antara laing materi, media, metode dan lain-lain.
·         Evaluasi output: evaluasi terhadap lulusan yang mengaju pada ketercapaian hasil pembelajaran.
e.       Berdasarkan subjek evaluasi
·         Evaluasi internal: evaluasi yang dilakukan oleh orang dalam sekolah sebagai evaluator, misalnya guru.
·         Evaluasi eksternal: evaluasi yang dilakukan oleh orang luar sekolah sebagai evaluator. Misalnya orang tua, masyarakat.

Sumber:
Admin web. 2010. Pengertian Evaluasi Pembelajaran dalam BAB Kajian Pustaka. Tersedia http://hpcartridgerefills.com/pengertian-evaluasi-pembelajaran-dalam-bab-kajian-pustaka/  [6 Februari 2011]
Roro. 2009. Evaluasi Pembelajaran. Tersedia http://sitimasrurohum.blogspot.com/2009/05/desain-robot.html  [6 Februari 2011]

Prinsip-prinsip Evaluasi 3


Menyeluruh

Yang dimaksud dengan evaluasi yang berprinsip keseluruhan atau menyeluruh atau komprehensif adalah evaluasi tersebut dilaksanakan secara bulat, utuh, menyeluruh. Maksud dari pernyataan ini adalah bahwa dalam pelaksanaannya evaluasi tidak dapat dilaksanakan secara terpisah, tetapi mencakup berbagai aspek yang dapat menggambarkan perkembangan atau perubahan tingkah laku yang terjadi pada diri peserta didik sebagai makhluk hidup dan bukan benda mati.
Dalam hubungan ini, evaluasi diharapkan tidak hanya menggambarkan aspek kognitif, tetapi juga aspek psikomotor dan afektif pun diharapkan terangkum dalam evaluasi. Jika dikaitkan dengan mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, penilaian bukan hanya menggambarkan pemahaman siswa terhadap materi ini, melainkan juga harus dapat mengungkapkan sudah sejauh mana peserta didik dapat menghayati dan mengimplementasikan materi tersebut dalam kehidupannya.
Jika prinsip evaluasi yang pertama ini dilaksanakan, akan diperoleh bahan-bahan keterangan dan informasi yang lengkap mengenai keadaan dan perkembangan subjek subjek didik yang sedang dijadikan sasaran evaluasi.

Prinsip-prinsip Evaluasi 4


Berkelanjutan (Continuous)

Penilaian yang dilakukan di kelas oleh guru harus merupakan proses yang berkelanjutan dalam rangkaian rencana mengajar guru selama satu semester dan tahun ajaran. Rangkaian aktivitas penilaian kelas yang dilakukan guru melalaui pemberian tugas, pekerjaan rumah (PR), ulangan harian, ulangan tengah dan akhir semester, serta akhir tahun ajaran merupakan proses yang berkesinambungan dan berkelanjutan selama satu tahun ajaran.