TRANSLATE THIS BLOG

Thursday, October 27, 2011

Media Komunikasi Eksternal


Media komunikasi ekternal menurut sifatnya:
Kita mengenal 4 macam komunikasi eksternal maupun media komunikasi internal, yaitu:
1.      Media cetak, ialah segala barang cetak seperti surat kabar, majalah, brosur, pamflet, buletin, dan sebagainya.
2.      Media visual, ialah media yang dapat dilihat seperti film, televisi, foto, lukisan, pameran
3.      Media auditif, ialah media yang dapat didengar.
Termasuk jenis media ini, misalnya:  radio, telepon, tape recorder, gramafon.
4.      Media audio-visual ialah media yang dapat dilihat maupun yang dapat didengar, misalnya: televisi, film, video.
Menurut sifatnya media komunikasi yang dipergunakan baik untuk media komunikasi eksternal maupun untuk media internal itu sama, yaitu cetakan, visual, auditif, dan campuran (visual dan auditif), hanya pemilihan dan penetapan jenis medianya saja yang berbeda. Media komunikasi eksernal mempunyai jangkauan yang lebih luas, sedangkan media komunikasi internal hanya bersifat intern, dan jangkauannya hanya terbatas ke dalam organisasi atau kantor saja.
Di bawah ini dikemukakan beberapa jenis media komunikasi eksternal yang sering atau umum dipergunakan.
1.      Pers
Dari media cetak yang umum yang dipergunakan, dan paling luas untuk diketahui dan dibaca oleh publik (masyarakat adalah surat kabar, atau yang disebut pers). Pers mempunyai fungsi antara lain:
a.       Sebagai alat penghubung
b.      Sebagai information-press, menyebarkan berita-berita, dan keterangan-keterangan kepada publik
c.       Sebagai opinion press, membawakan pendapat-pendapat kepada masyarakat
d.      Sebagai mass education-press, dengan menyajikan berbagai macam pengetahuan
2.      Radio
Dari media auditif, radio sering dipergunakan dan paling banyak didengar orang setiap hari. Radio mempunyai fungsi sebagai alat untuk menyampaikan berita, keterangan-keterangan, pendapat-pendapat.
3. Film dan televisi
      Dari media audio visual, film dan televisi merupakan media yang penting. Sejak didirikannya studio pemancar televisi di Jakarta pada bulan Agustus 1962 masyarakat Indonesia telah dapat menikmati siaran-siaran televisi.
      Film dan televisi mempunyai fungsi untuk memberikan berbagai informasi , keterangan, pendapat, pendidikan dan hiburan.

4. Pameran
      Pameran merupakan salah satu jenis media visual yang sering dipergunakan. Berbagai macam pameran telah diadakan oleh pemerintah indonesia, ataupun oleh badan-badan lainnya, misalnya, Pameran Produksi Indonesia (PPI), pameran buku (yang diselenggarakan oleh IKAPI), pameran industri, dan sebagainya.

0 comments:

Post a Comment