Mengajar bukan hanya melimpahkan ilmu
pengetahuan kepada siswa, melainkan merupakan suatu proses interaksi manusiawi
yang mendalam guna mengembangkan kedewasaan mahasiswa. Hal ini mengisyarakan
betapa pentingnya peranan interaksi manusiawi dalam rangka proses belajar
mengajar.
James E. Welgend berpendapat bahwa proses belajar mengajar terpusat pada diri
mahasiswa dengan membangun kondisi atau suasana belajar yang menyenangkan,
serta memanfaatkan kompetensi dosen, terarah pada pendidikan yang mempribadi (personalizing education) melalui
interaksi manusiawi antara mahasiswa dan dosen. Dalam kaitan ini, mahasiswa dipandang
sebagai individu yang manusiawi, rasional, serta memiliki daya penemuan dan
harga diri.